BANDUNG, KFO FPOK UPI – Ketua Prodi Kepelatihan Fisik Olahraga (KFO) Alen Rismayadi bersama Ketua DPM HIMA KFO Argya Qintar dan Ketua BEM HIMA KFO Rifqi Naufal Permadi didampingi Geraldi Novian menghadiri Open Visit Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 2025 pada Sabtu (8/2/2025) lalu di Gymnasium UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung,
Open Visit UPI 2025 merupakan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan sosialisasi dan promosi seleksi penerimaan mahasiswa baru UPI Tahun 2025 melalui 3 jalur seleksi yaitu seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) serta seleksi mandiri UPI untuk regular dan jalur seleksi prestasi istimewa. UPI secara resmi membuka seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) Tahun 2025 dalam kegiatan Open Visit UPI 2025 yang diselenggarakan di Gedung Gymnasium UPI. Pada SNPMB Tahun 2025, UPI menawarkan kuota sebanyak 11. 894 yang terdiri dari 3671 kuota pada jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), kuota jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) sebanyak 5437 dan kuota seleksi mandiri sebesar 2786.
UPI secara resmi membuka seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) Tahun 2025 dalam kegiatan Open Visit UPI 2025 yang diselenggarakan di Gedung Gymnasium UPI. Pada SNPMB Tahun 2025, UPI menawarkan kuota sebanyak 11. 894 yang terdiri dari 3671 kuota pada jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP), kuota jalur seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT) sebanyak 5437 dan kuota seleksi mandiri sebesar 2786.
Direktur Pendidikan Prof. Dr. rer. nat. Asep Supriatna, M.Si., dalam sambutannya mengatakan,”Prinsip Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Pendidikan Indonesia dilakukan dengan memenuhi prinsip keadilan dengan memberi kesempatan terbuka tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antar golongan, dengan afirmasi kepada kelompok masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi.”
Prinsip Akuntabel, lanjutnya, dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas. Prinsip Fleksibel, memberi keleluasaan bagi calon Mahasiswa untuk memilih jalur seleksi, Program Studi, dan PTN yang dituju.
“Selain itu Penerimaan Mahasiswa Baru di Universitas Pendidikan Indonesia dilakukan juga dengan memenuhi Prinsip Efisien, penyelenggaraan tes masuk PTN menggunakan sumber daya secara optimal. Prinsip Transparan, pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru PTN dilakukan secara terbuka dan hasil pelaksanaan diakses secara mudah dan Prinsip Larangan konflik kepentingan, pelaksanaan penerimaan Mahasiswa baru PTN dilakukan dengan tetap memperhatikan hasil seleksi akademik dan menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” pungkasnya
(RIFQI/MSY)
